HONG KONG, KOMPAS.com - Setelah 16 tahun, Li Zhijian dan istrinya, Peng Hongying, akhirnya menemukan harapan atas perjuangan panjang mereka menuntut keadilan atas kesalahan medis yang menyebabkan putra mereka lumpuh seumur hidup di Hong Kong.

Namun, pasangan asal China ini mengatakan, perjuangan mereka menuntut pertanggungjawaban masih jauh dari selesai, meskipun badan pengawas medis telah memutuskan bahwa seorang dokter anak bersalah atas pelanggaran kode etik profesional dalam penanganan putra mereka, Li Yuanjian.“Kami hanya bisa mengatakan bahwa kami dapat menerimanya, dan kami bisa menemukan sedikit penutupan serta melupakan hal ini,” kata sang ayah dikutip dari South China Morning Post (SCMP), Minggu (12/7/2026).

“Namun, jika Anda bertanya apakah kami puas, kami jelas tidak. Apa pun putusannya, kami tidak akan puas karena putra kami harus hidup seperti ini seumur hidupnya, dan kesehatannya tidak akan pernah pulih,” sambungnya.

Baca juga: Klnik Cabut 12 Gigi Pasien Sekaligus, padahal Cuma Keluhkan Satu Gigi Sakit

Awalnya alami kejang