KOMPAS.com - Pelatih Maroko Mohamed Ouahbi mengakui Perancis memang tampil lebih baik setelah Singa Atlas kalah 0-2 pada babak perempat final Piala Dunia 2026, Jumat (10/7/2026) pagi WIB.

Kekalahan tersebut mengakhiri perjalanan Timnas Maroko sebagai wakil Afrika terakhir di turnamen sekaligus membuat mereka kembali disingkirkan Timnas Perancis di Piala Dunia, setelah sebelumnya takluk pada semifinal edisi 2022.Ouahbi mengaku kecewa karena Maroko sebenarnya berharap bisa melangkah lebih jauh. Meski begitu, ia meminta para pemain tetap menegakkan kepala meski harus pulang lebih cepat.

Baca juga: Komentar Pelatih Perancis Usai Mbappe Gagal Penalti Kali Pertama sejak Euro 2020

"Saya mengatakan kepada para pemain agar tetap mengangkat kepala karena kami sudah memberikan segalanya dan mengerahkan kemampuan terbaik kami. Tapi, tentu saja kami harus mengevaluasi situasi ini. Jika ingin berkembang, itu sangat penting," kata Ouahbi, dikutip dari Reuters.

Menurut Ouahbi, Timnas Maroko tidak boleh hanya berbangga dengan pencapaian mencapai perempat final.