BANDUNG BARAT, KOMPAS.com – Tiga warga Kampung Ciparang, Desa Cipatat, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat tewas setelah sebuah mortir yang diduga berasal dari area latihan Pusat Pendidikan Infanteri (Pusdikif) Cipatat meledak pada Rabu (8/7/2026) pagi.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 10.30 WIB itu diduga dipicu proyektil mortir yang sebelumnya dipungut korban dari kawasan latihan militer untuk dijual sebagai barang rongsokan.

Kapolsek Cipatat Kompol DMS Andriani Sapin membenarkan insiden tersebut. Ledakan mortir itu menewaskan tiga orang warga sipil."Betul, kejadian tadi pagi sekitar pukul 10.30 WIB. Ada tiga korban meninggal dunia akibat ledakan mortir 81 komando," kata Andriani saat dikonfirmasi, Rabu (8/7/2026).

Baca juga: Mortir Ditemukan di Anjungan Sumatera Barat TMII, Gegana Turun Tangan

Andriani menyampaikan, ledakan mortir itu terjadi di samping rumah salah seorang korban.