ANKARA, KOMPAS.com - NATO dan pemerintah Swedia mengumumkan telah memilih GlobalEye, sebuah sistem Peringatan Dini dan Kontrol Udara (AEW&C) yang dibuat oleh perusahaan pertahanan Swedia Saab, sebagai pengganti pesawat Boeing E-3A NATO saat ini.

Pada Forum Industri Pertahanan KTT NATO di Ankara, Turkiye, Selasa (7/7/2026), NATO menyatakan rencananya untuk memulai negosiasi dengan Saab guna membeli hingga 10 pesawat GlobalEye.“Dalam situasi keamanan yang serius, kemampuan untuk mendeteksi ancaman sejak dini dan mengendalikan operasi di udara, di laut, dan di darat menjadi semakin penting,” kata Menteri Pertahanan Swedia, Pal Jonson, dikutip dari Euronews.

“GlobalEye menyediakan jenis kesadaran situasional tingkat lanjut yang dibutuhkan pertahanan modern untuk memerangi segala hal mulai dari drone, rudal, dan jenis ancaman lainnya,” tambahnya.

Baca juga: Jelang KTT, Trump Kembali Kritik NATO karena Ogah Bantu Perang Iran

Apa itu Sistem Peringatan Dini dan Pengendalian?