Pekanbaru - Bupati Siak, Afni Zulkifli remi melantik Direktur PT Bumi Siak Pusako (BSP), Robi Junipa. Robi diminta segera tancap gas menuntaskan tiga pekerjaan rumah (PR) prioritas perusahaan minyak dan gas bumi tersebut.Ketiga PR prioritas itu seperti pembenahan manajemen, penyelesaian Komitmen Kerja Pasti (KKP), hingga pembangunan jaringan pipa. Pesan disampaikan Afni usai prosesi sumpah dan melantik Robi Junipa sebagai Direktur PT BSP masa jabatan 2026-2031 di Pekanbaru."Saudara Robi, di hadapan Kepala SKK Migas kita sudah berjanji. Hari ini Saudara telah dilantik, maka detik berikutnya adalah saatnya bekerja keras. Ada amanah besar yang harus ditunaikan agar BSP menjadi perusahaan yang lebih baik," kata Afni.

Jabatan untuk memimpin perusahaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) itu disebut Afni tak hanya soal posisi. Tetapi amanah dalam menjaga marwah perusahaan milik daerah yang kini menjadi kebanggaan masyarakat Riau, khususnya di Siak."Jabatan ini bukan sekadar posisi. BSP ini adalah marwah anak negeri, warisan para pemimpin terdahulu yang harus kita jaga bersama," ujarnya.Afni mengakui tantangan yang dihadapi BSP saat ini tidak mudah. Meski harga minyak dunia sedang meroket naik, biaya produksi juga ikut naik.Selain itu, persoalan sosial, operasional, hingga kebutuhan investasi masih menjadi pekerjaan rumah perusahaan. Saat itulah Afni menekankan 3 prioritas utama yang harus dikerjakan setelah pelantikan hari ini.Tugas pertama, melakukan pembenahan manajemen perusahaan agar kinerja BSP semakin profesional. Kedua, menuntaskan kewajiban Komitmen Kerja Pasti (KKP) yang telah menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Siak bersama Kementerian ESDM dan SKK Migas."Bangun komunikasi yang baik dengan seluruh kementerian dan yakinkan bahwa BSP mampu melaksanakannya," tegasnya.Prioritas ketiga adalah terkait percepatan pembangunan jaringan pipa yang dinilai penting untuk menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan kapasitas produksi migas. Afmi tak mau perusahaan hanya berkutat pada biaya operasional saja."Jangan menunggu tahun depan. Kita ingin persoalan ini selesai tahun ini agar biaya produksi dapat ditekan dan produksi meningkat," katanya.Bahkan, Afni mengingatkan seluruh jajaran BSP baik pimpinan hingga 300-an karyawan segera mengakhiri pengelompokan atau kotak-kotak di internal perusahaan. Semua diminta mendukung Direktur Robi Junipa dan Komisaris yang kini dijabat Asisten II Setdakab Siak, Heriyanto."Tidak ada lagi kubu-kubuan atau kotak-kotakan. Hari ini BSP memiliki nakhoda baru. Semua harus bersatu mendukung kepemimpinan yang baru," tegas Bupati Afni.