KOMPAS.com - Perjalanan Cape Verde di Piala Dunia 2026 memang sudah berakhir di babak 32 besar. Namun, negara kepulauan kecil di Afrika Barat itu, akan menjadi salah satu tim yang akan dikenang manis dalam perhelatan sepak bola akbar tahun ini.

Perjalanan timnas Cape Verde cukup unik, bahkan sebelum memulai perjuangan mereka di FIFA World Cup 2026. Saat mulai menyusun tim untuk timnas, salah satu pemain diundang melalui platform profesional LinkedIn.

Hal ini cukup tidak lazim. Biasanya, pencarian pemain sepak bola, termasuk untuk naturalisasi, dilakukan lewat agen atau federasi sepak bola.Pemain yang "direkrut" via LinkedIn itu adalah Roberto "Pico" Lopes.

Baca juga: Cerita Roberto Lopes, Bek Cape Verde yang Dipanggil Timnas via Linkedin

Bek berusia 33 tahun tersebut lahir dan besar di Dublin, Irlandia, dari ibu berdarah Irlandia dan ayah asal Cape Verde. Bertahun-tahun ia menjalani kehidupan biasa sebagai penasihat hipotek di Dublin sambil bermain sepak bola paruh waktu bersama Bohemians di Liga Irlandia.