PONTIANAK, KOMPAS.com – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Kalimantan Barat (Kalbar) memastikan pemadaman listrik bergilir yang terjadi di Kota Pontianak, Jumat (3/7/2026) dipicu gangguan pada mesin pembangkit milik Independent Power Producer (IPP) akibat cuaca cuaca panas.

Manajer Komunikasi dan TJSL PLN UID Kalbar, Mukhlis Zarkasih mengatakan, suhu lingkungan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan kemampuan mesin pembangkit mengalami penurunan kapasitas (derating).

Menurutnya, kondisi tersebut diperparah dengan adanya gangguan pada salah satu mesin pembangkit IPP.Sehingga pasokan daya ke sistem kelistrikan berkurang.

“Karena itu, dilakukan pengaturan sistem agar tidak terjadi pemadaman yang lebih luas,” kata Mukhlis, Jumat (3/7/2026).

Mukhlis menegaskan, pemadaman yang terjadi bukan disebabkan oleh keterbatasan pasokan batu bara maupun energi primer.