TEHERAN, KOMPAS.com - Pemerintah Iran bakal mencairkan sebagian asetnya yang selama ini dibekukan di Qatar demi memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Kepastian ini diperoleh setelah adanya kesepakatan dalam rangkaian pembicaraan yang berlangsung di Doha.

Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi mengungkapkan, Teheran telah melakukan pertemuan intensif dengan otoritas Qatar guna membahas mekanisme pemanfaatan dana tersebut.Baca juga: Iran Raup Rp 62 T, Berhasil Ekspor Minyak Sejak Blokade AS Dicabut

"Selama pertemuan dengan para pejabat Qatar, termasuk Bank Sentral, sejumlah masalah terkait pengeluaran sebagian dari 6 miliar dollar (Rp 107,78 triliun) awal ditinjau," ujar Gharibabadi sebagaimana dikutip dari kantor berita negara IRNA, Rabu (1/7/2026).

"Disepakati bahwa, berdasarkan kebutuhan yang dikomunikasikan oleh negara kami, barang-barang yang dibutuhkan akan dibeli dan disediakan untuk Iran," lanjutnya.