Jakarta - Danantara Indonesia hari ini menyampaikan bahwa seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam ekosistem Danantara Indonesia telah menyelesaikan penyusunan Laporan Keuangan Tahun Buku 2025. Danantara Indonesia turut menyampaikan sejumlah sorotan atas capaian kinerja sepanjang tahun 2025Adapun capaian kinerja sepanjang tahun 2025 itu mencerminkan ketahanan, transformasi, dan kontribusi BUMN di berbagai sektor strategis terhadap perekonomian nasional. "Adapun highlight berikut merupakan beberapa contoh kinerja BUMN yang menunjukkan pertumbuhan positif pada periode April 2025 hingga April 2026. Pemilihan ini tidak dimaksudkan sebagai daftar yang bersifat menyeluruh, melainkan sebagai sorotan atas sejumlah BUMN dengan peningkatan kinerja yang menonjol sejak berada dalam ekosistem pengelolaan Danantara Indonesia," ujar Managing Director Stakeholders Management and Communications Danantara Indonesia Rohan Hafas, dalam keterangan tertulis, Kamis (2/7/2026).

Di luar entitas yang ditampilkan, masih terdapat berbagai BUMN lain yang juga mencatatkan perkembangan kinerja positif dan terus menjadi bagian dari agenda transformasi berkelanjutan Danantara Indonesia. BUMN Posisi April

2026 Perubahan KeteranganPertamina Rp 24,9 triliun ▲ Rp 11 triliun (+80%) Peningkatan labaPupuk IndonesiaRp 4,8 triliun ▲ Rp 3,2 triliun (+202%) Peningkatan labaPelindo Rp 1,5 triliun ▲ Rp 900 miliar (+169%) Peningkatan labaInJourney Rp 300 miliar ▲ Rp 74 miliar (+33%)Peningkatan labaBRI Rp 21,2 triliun ▲ Rp 2,8 triliun (+15%) Peningkatan labaBank MandiriRp 21,3 triliun ▲ Rp 2,5 triliun (+13%) Peningkatan labaBNI Rp 7,2 triliun ▲ Rp 381 miliar (+6%)Peningkatan labaADHI Karya Rp 69 miliar ▲ Rp 60 miliar (+667%)Peningkatan labaKrakatau SteelLaba Rp 635 miliarDari rugi Rp 981 miliarTurnaround pasca restrukturisasi dan capital support Danantara Asset Management (DAM)Kimia Farma Laba Rp108 miliarDari rugi Rp 160 miliarTurnaround pasca restrukturisasi dan capital support DAMSemen IndonesiaLaba Rp106 miliarDari rugi Rp 66 miliarTurnaround melalui transformasi bisnis oleh DAM.Perbandingan menggunakan periode April 2025-April 2026 untuk mencerminkan satu tahun pertama sejak BUMN berada dalam ekosistem pengelolaan Danantara Indonesia.Selain mencatat peningkatan kinerja BUMN, Danantara Indonesia juga mulai merealisasikan mandat investasinya melalui sejumlah investasi strategis yang didanai antara lain dari dividen BUMN yang diterima pada tahun 2025.Sebagian dividen tersebut dialokasikan untuk mendukung proyek-proyek yang memiliki nilai strategis bagi pembangunan nasional dan diharapkan mampu menciptakan manfaat ekonomi jangka panjang. Beberapa investasi strategis yang telah dijalankan antara lain pengembangan ekosistem Haji dan Umrah Indonesia di Makkah untuk meningkatkan kualitas layanan bagi jemaah Indonesia sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem haji global, serta proyek Waste-to-Energy (WTE) yang mendukung pengelolaan sampah secara berkelanjutan, meningkatkan ketahanan energi, dan mendorong transisi menuju ekonomi hijau.Seluruh investasi tersebut dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip tata kelola yang baik, disiplin investasi, pengelolaan risiko yang prudent, serta orientasi pada penciptaan nilai jangka panjang bagi negara dan masyarakat. "Sementara itu, Laporan Keuangan Konsolidasian 2025 Danantara Indonesia masih berada dalam proses penyelesaian sesuai tahapan audit yang berlaku dan akan disampaikan setelah seluruh proses audit selesai sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan," pungkasnya.Simak juga Video 'Prabowo Sambut Usul Laba BUMN Buat Dana Riset: Masalahnya Ada Laba Gak?':