WASHINGTON DC, KOMPAS.com – Bank Dunia berencana menghentikan seluruh program pinjaman kepada China secara bertahap hingga 2031. Kebijakan ini tertuang dalam kerangka kerja kemitraan negara (CPF) yang baru.

Kabar mengenai langkah strategis lembaga keuangan global tersebut pertama kali dilaporkan oleh Financial Times dan kemudian dikonfirmasi AFP kepada seorang sumber pejabat Bank Dunia.Pejabat mengetahui masalah ini menjelaskan, keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan pencapaian luar biasa ekonomi China dalam beberapa dekade terakhir.

Baca juga: Malaysia Ogah Turuti Bank Dunia Naikkan Harga BBM, RON95 Tetap Rp 8.078

"China telah membuat kemajuan pembangunan yang signifikan selama beberapa dekade terakhir, kemajuan yang telah didukung oleh Bank Dunia dan pihak lainnya," ujar pejabat Bank Dunia tersebut, sebagaimana dilansir AFP, Selasa (30/6/2026).

"Kini kami mencapai fase baru dari hubungan kami, yang mencerminkan realitas tersebut," lanjut pejabat yang enggan disebutkan namanya tersebut.