MANAMA, KOMPAS.com - Bahrain melaporkan wilayahnya menjadi sasaran serangan sejumlah drone asal Iran pada Sabtu (27/6/2026) fajar.
Bahrain menuding Teheran sengaja merusak upaya perdamaian regional. Insiden ini terjadi selang sehari setelah militer Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan udara ke wilayah Iran pada Jumat (26/6/2026).Kementerian Luar Negeri Bahrain mengutuk keras serangan yang menyasar kedaulatan wilayah mereka, sebagaimana dilansir Euronews.
Baca juga: Iran Tuding AS Khianati Perjanjian Damai Usai Wilayahnya Dibom
"Bahrain menyatakan kecaman dalam bentuk yang paling keras atas penargetan wilayahnya pada fajar hari ini," bunyi pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Bahrain.
Pihak kementerian menambahkan bahwa serangan itu menjadi ancaman nyata bagi keamanan warga negara dan penduduk.











