SEOUL, KOMPAS.com - Korea Selatan akan mempercepat pengembangan kemampuan drone serta sistem anti-drone untuk menghadapi ancaman dari Korea Utara.
Kementerian Pertahanan Korea Selatan mengumumkan, pihaknya berencana melatih 500.000 pasukan drone serta mendistribusikan puluhan ribu sistem nirawak ke unit-unit garis depan.Pengumuman tersebut disampaikan dalam sebuah pengarahan pada Jumat (26/6/2026), sebagaimana dilaporkan Reuters.
Baca juga: Presiden Korsel Rayu Trump Damaikan Korea, Pakar Ungkap Fakta Ini
Selain pelatihan personel, militer Korea Selatan juga berencana memproduksi 110.000 unit drone hingga 2029 untuk didistribusikan ke seluruh matra, yakni angkatan darat, laut, udara, dan korps marinir.
Pemerintah menargetkan agar drone menjadi perlengkapan standar bagi setiap prajurit.











