JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengakui pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) belum berjalan mulus sepenuhnya.
Masih banyak hal yang perlu diperbaiki.Menurut Luhut, sejumlah persoalan yang muncul dalam implementasi program prioritas pemerintah tersebut terjadi karena perencanaan di tahap awal belum disiapkan secara matang.
Baca juga: Airlangga Buka Suara soal Kabar Perpres AI untuk Program MBG
KOMPAS.COM/SUKOCO Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Ponorogo, berhenti sementara selama masa libur sekolah sekitar tiga pekan. Penghentian tersebut mengikuti Surat Edaran Badan Gizi Nasional (BGN) yang memanfaatkan masa jeda sekolah untuk melakukan audit dan evaluasi seluruh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Berbagai persoalan yang kini harus dibenahi sebenarnya dapat dihindari apabila sejak awal penyusunan program didahului dengan kajian yang komprehensif.








