WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Venezuela Nicolas Maduro, yang saat ini ditahan di Amerika Serikat, menyerukan persatuan nasional dan solidaritas di tengah bencana gempa besar yang mengguncang negaranya pada Rabu (24/6/2026).

Dalam pernyataannya, Maduro meminta rakyat Venezuela untuk saling membantu dan mendukung upaya penyelamatan serta penanganan korban."Hari ini hanya ada satu pesan: persatuan maksimal, solidaritas maksimal, dan tindakan maksimal," demikian isi pesan yang disampaikan atas nama Maduro dan istrinya, Cilia Flores de Maduro, seperti dikutip CNN.

Baca juga: Dulu Mencak-mencak, Plt Presiden Venezuela Kini Bersyukur Maduro Diculik AS

Maduro juga mengimbau masyarakat untuk memperhatikan kelompok rentan di lingkungan mereka.

"Jangan biarkan siapa pun sendirian. Biarkan setiap komunitas menjaga anak-anak mereka, para lansia, dan orang-orang yang sakit," ujarnya sambil mendorong masyarakat mendukung kerja tim penyelamat dan tenaga medis.