TEL AVIV, KOMPAS.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu membantah pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut Israel “melakukan apa yang saya katakan”.
Netanyahu menegaskan bahwa klaim tersebut tidak benar dan mengatakan bahwa kedua negara tetap berdiri sebagai negara yang “merdeka dan bangga” dengan kepentingan masing-masing.Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan hubungan antara Washington dan Tel Aviv setelah kesepakatan damai AS dengan Iran tercapai.
Baca juga: Ribuan Warga Israel Sebut Iran Menang Perang, Tak Percaya Lagi pada Netanyahu
Trump klaim pengaruhi Israel
Sebelumnya, Trump mengatakan bahwa dirinya memiliki pengaruh untuk mengendalikan tindakan militer Israel di kawasan.








