LONDON, KOMPAS.com - Raja Charles III akan membuka tagihan pajak pribadinya sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan transparansi.

Kebijakan ini muncul seiring dengan meningkatnya pengawasan publik terhadap keuangan kerajaan Inggris.Secara hukum, raja dan ratu Inggris yang bertakhta sebenarnya mendapatkan hak istimewa berupa pembebasan dari kewajiban membayar sejumlah jenis pajak tertentu.

Baca juga: Keliru Umumkan Raja Charles III Wafat, Radio di Inggris Minta Maaf

Kendati demikian, selama beberapa dekade terakhir, para penguasa takhta Britania Raya memilih untuk tetap menyetorkan sebagian kewajiban pajak mereka secara sukarela.

Mereka juga sebenarnya tidak memiliki urgensi hukum apa pun untuk membeberkan nominal tagihan pajak mereka.