PENANDATANGANAN nota kesepahaman (MoU) damai sementara Amerika Serikat–Iran pada 17 Juni 2026, menandai kemajuan diplomatik yang segera direspons positif oleh pasar global.

Presiden Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian membubuhkan tanda tangan atas dokumen 14 poin itu.

Trump melakukannya di sela jamuan makan malam yang digelar Presiden Perancis Emmanuel Macron di Istana Versailles seusai KTT G7 di Evian, sementara Pezeshkian menekennya di Teheran (Kompas.id, 18/6/2026).Difasilitasi Pakistan sebagai mediator, kesepakatan yang juga dikenal sebagai “Nota Kesepahaman Islamabad” itu mengakhiri perang yang pecah sejak 28 Februari 2026 dan menelan lebih dari 7.000 korban jiwa, terbanyak di Iran dan Lebanon (Kompas.com, 19/6/2026).

Begitu kabar tersiar, harga minyak dunia turun, emas menguat, dan dolar terkoreksi. Bagi Trump, sambutan pasar itu adalah pembenaran atas persitiwa ini.

Trump menegaskan para pengkritiknya keliru, sebab pasar (bukan retorika politik) yang akhirnya memberi suara atas langkah damai ini.