KOMPAS.com - Harga minyak dunia bergerak menguat pada Jumat (19/6/2026) setelah pembicaraan damai antara AS dan Iran yang dijadwalkan berlangsung di Swiss dibatalkan secara mendadak.

Mengutip CNBC, perkembangan ini menunjukkan masih tingginya ketidakpastian terkait upaya mengubah kesepakatan sementara menjadi perdamaian yang lebih permanen.

Kontrak berjangka minyak mentah Brent, yang menjadi acuan internasional, naik 0,8 persen menjadi 80,48 dollar AS per barrel pada pukul 11.41 waktu setempat.Baca juga: Harga Minyak Dunia Turun 8 Persen Sepekan, Pasar Yakin Risiko Selat Hormuz Mereda

Sementara itu, kontrak berjangka West Texas Intermediate (WTI) menguat hampir 1 persen ke level 77,35 dollar AS per barrel. Sebelumnya, harga sempat bergerak turun setelah Israel dan kelompok Hezbollah yang didukung Iran menyepakati gencatan senjata.

Kementerian Luar Negeri Swiss menyatakan bahwa pembicaraan AS-Iran yang dijadwalkan berlangsung di Bürgenstock pada Jumat tidak akan berjalan sesuai rencana.