WARSAWA, KOMPAS.com - Perdana Menteri Polandia, Donald Tusk mengatakan, polisi telah menangkap seorang pria yang diduga terlibat dalam pembunuhan seorang seniman Rusia yang vokal mengkritik Vladimir Putin.

Menurutnya, tersangka dalam pembunuhan yang terjadi pada Senin (15/6/2026) itu menggunakan paspor Georgia."Pihak-pihak terkait sedang berupaya untuk mengungkap dalang di balik semua ini," tulis Tusk dalam unggahan di X, dikutip dari AFP, Kamis (18/6/2026).

Tusk menuturkan, kematian sang seniman kemungkinan besar adalah "pembunuhan politik".

"Jika itu dipesan oleh Rusia, maka ini juga merupakan masalah yang sangat serius dengan dimensi internasional," lanjutnya.

Baca juga: Seniman Rusia yang Vokal Kritik Putin, Tewas Ditembak di Polandia