Kazan -

Presiden Rusia Vladimir Putin akan menjamu para pemimpin negara-negara Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (ASEAN) saat KTT Rusia-ASEAN digelar di kota Kazan mulai Rabu (17/6) waktu setempat. KTT ini digelar saat Moskow terus mendapat tekanan Barat untuk mengakhiri invasinya terhadap Ukraina.Putin berupaya memperdalam hubungan politik dan ekonomi dengan Asia selama lebih dari empat tahun serangan skala penuh Rusia terhadap Ukraina.KTT Rusia-ASEAN ini, seperti dilansir AFP, Rabu (17/6/2026), digelar di Kazan, ibu kota Tatarstan, yang berjarak sekitar 700 kilometer sebelah timur ibu kota Moskow. KTT ini berlangsung bersamaan dengan pertemuan G7 yang digelar di Prancis dengan fokus utama mengakhiri perang di Ukraina dan Timur Tengah.

Perwakilan dari 11 negara anggota ASEAN akan tiba di Kazan pada Rabu (17/6) waktu setempat, dengan agenda utama KTT dijadwalkan digelar pada hari berikutnya, atau pada Kamis (18/6) waktu setempat. Kremlin menyebut KTT ini memperingati 35 tahun kerja sama antara Rusia dan negara-negara ASEAN.Malaysia, Thailand, Vietnam, Kamboja, Laos, dan Singapura mengirimkan langsung Perdana Menteri mereka. Sedangkan Filipina diwakili oleh Presiden Ferdinand Marcos Jr.Media Viory melaporkan bahwa Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono telah tiba di Kazan pada hari Selasa (16/6) untuk menghadiri KTT Rusia-ASEAN ini. Rekaman video menunjukkan Menlu Sugiono disambut oleh Wakil Perdana Menteri Tatarstan Vasil Shaykhraziev.Sementara Myanmar, yang memiliki hubungan dekat dengan Moskow, juga akan mengirimkan delegasi.Otoritas Rusia mengatakan bahwa para pemimpin akan "bertukar pandangan tentang masalah global dan regional" dan tujuan baru dalam hubungan Rusia-ASEAN di bidang "keamanan, perdagangan, investasi, dan kerja sama kemanusiaan".