Jakarta -
Gempa bumi mengguncang wilayah Palu, Sulawesi Tengah, dengan kekuatan magnitudo (M) 6,7. Getaran gempa itu mengakibatkan kerusakan.Gempa terjadi pada Selasa (16/6/2026) pukul 10.27 WIB atau 11.27 WITA. Pusat gempa berada pada koordinat 1,04 LS-120,23 BT."42 Km di tenggara Palu. Sulteng. Kedalaman 10 Km," tulis BMKG.
4. Korban Luka dan JiwaBadan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan satu warga Kabupaten Sigi meninggal dunia akibat gempa tersebut. Saat ini, proses pendataan dampak gempa masih berlangsung."Korban meninggal dunia dilaporkan berasal dari Kabupaten Sigi yang juga menjadi wilayah dengan dampak paling signifikan," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangannya, Selasa (16/6).BNPB mencatat sekitar 110 kepala keluarga (KK) atau 312 jiwa terdampak akibat gempa di Palu. Sebanyak 25 warga mengalami luka ringan dan 13 warga mengalami luka berat.5. Bangunan hingga Infrastruktur RusakBNPB bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di wilayah terdampak melakukan pemantauan serta pendataan akibat guncangan di lokasi.Abdul Muhari mengatakan laporan sementara ada kerusakan pada sejumlah bangunan. Kendati demikian, pihaknya masih merinci kerusakan akibat gempa di wilayah Palu, Sigi, hingga Kabupaten Parigi Moutong."Laporan sementara mencatat adanya kerusakan pada sejumlah bangunan di beberapa titik di Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Parigi Moutong. Namun, hingga siaran pers ini diterbitkan, rincian jumlah serta tingkat kerusakan masih dalam proses pendataan oleh tim BPBD setempat. Pendataan terhadap kemungkinan adanya korban jiwa maupun warga yang mengungsi juga masih berlangsung," kata Muhari dalam keterangannya, Selasa (16/6).BMKG melaporkan bahwa hingga pukul 12.17 WITA telah terjadi 13 kali gempa susulan (aftershock) dengan magnitudo yang bervariasi di sekitar lokasi gempa utama. Kondisi ini perlu diwaspadai oleh masyarakat di wilayah terdampak."BPBD Provinsi Sulawesi Tengah bersama TRC dan Pusdalops BPBD Kabupaten Sigi serta Kabupaten Parigi Moutong telah melakukan koordinasi dan asesmen cepat untuk memperoleh gambaran dampak secara menyeluruh. Hingga saat ini, belum terdapat kebutuhan mendesak yang dilaporkan dari daerah terdampak," ujar Muhari."BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak terpancing informasi yang belum terverifikasi, serta mengikuti arahan dari pemerintah daerah, BPBD, dan BMKG. Warga diminta tetap waspada terhadap potensi gempa susulan, memeriksa kondisi bangunan sebelum kembali masuk ke dalam rumah, serta segera menjauhi bangunan yang mengalami keretakan atau kerusakan hingga dinyatakan aman oleh petugas berwenang," tambahnya.Lihat juga Video: Kondisi Retakan di Jembatan III Palu Akibat Gempa M 6,7














