Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat signifikan sepanjang perdagangan lima hari terakhir. Indeks saham bergerak menguat setelah menyentuh level terendahnya pada posisi 5.342,13 pada perdagangan Senin (8/6) kemarin.Berdasarkan data RTI Business, IHSG telah menguat 17,09% sepanjang perdagangan sepekan terakhir. Saat ini, indeks saham Garuda berada di level 6.254,96 berdasarkan data penutupan perdagangan Senin (15/6) kemarin.Meski menguat signifikan beberapa waktu terakhir, IHSG masih mencetak net foreign sell atau aksi jual bersih investor asing. Pada perdagangan kemarin misalnya, aksi net foreign sell sebanyak Rp 105,86 miliar.

Head of Research Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan, menilai penguatan IHSG tidak lantas mencerminkan kembalinya kepercayaan investor asing. Sepanjang 2026, net foreign sell di pasar modal Indonesia mencapai Rp 67,34 triliun."Rebound signifikan IHSG tidak serta-merta berarti kembalinya dana asing ke dalam negeri," ungkap Valdy kepada detikcom dikutip Selasa (16/6/2026).Ia mengatakan, investor masih akan mencermati hasil peninjauan dua lembaga besar penyedia indeks global, yakni MSCI dan FTSE. Pengumuman hasil peninjauan tersebut dijadwalkan pada 19 Juni mendatang."Pekan depan masih terdapat beberapa isu yang menjadi perhatian Utama, yaitu Global Market Accessibility Review dari MSCI (19/6) dan rebalancing indeks FTSE (19/6) yang kemungkinan besar akan mempengaruhi pergerakan IHSG di pekan depan," jelasnya.