JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Kabakom) RI Muhammad Qodari mengeklaim pemerintahan Presiden Prabowo Subianto telah melakukan penghematan anggaran hingga Rp 300 triliun.
Hal ini diakui Qodari sebagai bagian dari upaya menghentikan pemborosan dan kebocoran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).Menurut Qodari, langkah tersebut sekaligus menjadi jawaban atas salah satu tuntutan aksi mahasiswa yang mengkritik pemborosan APBN dalam demonstrasi yang digelar pada Jumat (12/6/2026).
Baca juga: DPR dan Pemerintah Sepakat Batas Defisit APBN 2027 Maksimal 2,4 Persen PDB
ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin Mahasiswa berjalan saat aksi unjuk rasa di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (12/6/2026). Sejumlah elemen mahasiswa dan masyarakat menuntut evaluasi kebijakan pemerintah seperti pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) serta menurunkan harga bahan pokok dan BBM.
"Mengenai tuntutan pertama, misalnya terkait pemborosan APBN, yang dilakukan oleh Pak Prabowo justru selama ini adalah menghentikan pemborosan di berbagai sektor," kata Qodari dalam keterangan tertulis, Sabtu (13/6/2026).










