WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Salah satu pemimpin tertinggi kartel dan organisasi teroris yang ditetapkan Amerika Serikat, Tren de Aragua tewas dalam serangan militer AS.

"Atas arahan saya, Komando Selatan AS melancarkan serangan kinetik yang cepat dan mematikan untuk berhasil mengeksekusi Nino Guerrero," kata Presiden AS Donald Trump di Truth Social, dikutip dari CNN, Sabtu (12/6/2026). "Serangan itu dikoordinasikan erat dengan teman-teman kita di Venezuela, dengan siapa kita bekerja sama dengan sangat baik," sambungnya.

Kendati demikian, Trump tidak menyebutkan kapan atau di mana Guerrero terbunuh.

Baca juga: Komandan Kartel Narkoba Meksiko Ditangkap saat Sembunyi di Parit

Didakwa kasus terorisme