JAKARTA, KOMPAS.com - Aliran modal asing ke pasar keuangan domestik menunjukkan perkembangan positif setelah Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate menjadi 5,50 persen.
Di saat yang sama, nilai tukar rupiah juga menguat terhadap dollar AS.Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengatakan, nilai tukar rupiah pada Jumat (12/6/2026) ditutup pada level Rp 17.865 hingga Rp 17.875 per dollar AS. Rupiah menguat 0,84 persen dibandingkan penutupan pada 5 Juni 2026 yang berada di level Rp 18.010 hingga Rp 18.020 per dollar AS.
Baca juga: BI Rate 5,5 Persen, Bank KBMI 1 Terpaksa Naikkan Bunga Simpanan
KOMPAS.com/ AGUSTINUS RANGGA RESPATI Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti.
Menurut Destry, penguatan rupiah mencerminkan respons positif pasar terhadap bauran kebijakan yang ditempuh bank sentral.













