WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Angkatan Laut Amerika Serikat menggunakan perahu tanpa awak atau perahu drone dalam sebuah operasi penyelamatan kru helikopter Apache yang jatuh di dekat Selat Hormuz.
Perahu milik perusahaan pertahanan Saronic ini dikendalikan secara jarak jauh sebagai bagian dari pengembangan armada otonom militer.Unit yang terlibat dalam pengembangan dan operasi ini berada di bawah Task Force 59, unit pertama Angkatan Laut AS yang berfokus pada kecerdasan buatan dan sistem drone laut.
Baca juga: Iran Serang 2 Kapal di Selat Hormuz, Penutupan Jalur Pelayaran Mulai Diberlakukan
Misi ini menjadi salah satu pengujian langsung pertama kemampuan penyelamatan dari sistem kapal tanpa awak dalam situasi yang mendekati kondisi tempur.
Teknologi ini dirancang untuk mengurangi risiko terhadap personel militer dengan menggantikan peran manusia dalam operasi berbahaya.













