JAKARTA, KOMPAS.com - Sanksi diskualifikasi massal yang diterima pebalap Leopard Racing, Adrian Fernandez, dari enam seri perdana mengubah total peta persaingan klasemen sementara Moto3 musim 2026.

Keputusan FIM MotoGP Stewards menjatuhkan hukuman akibat manipulasi segel kawat mesin tersebut menjadi berkah langsung bagi pebalap asal Indonesia, Veda Ega Pratama. Pebalap Honda Team Asia ini resmi meroket ke peringkat tiga besar dunia.Sebelum sanksi diketok palu, Adrian Fernandez berada kokoh di peringkat ketiga klasemen dengan raihan 90 poin. Namun, karena penalti teknis ini menghanguskan seluruh poinnya dari GP Thailand hingga GP Catalonia, posisi Fernandez terjun bebas ke peringkat ke-20 dan hanya menyisakan 13 poin yang didapatnya dari GP Italia di Mugello.

Baca juga: Hasil Practice Moto3 Hongaria 2026: Veda Ega Jadi yang Tercepat Kedua

INSTAGRAM/ADRIANFERNANDEZ Adrian Fernandez didiskualifikasi dari enam seri perdana Moto3 2026 akibat kecurangan segel mesin. Veda Pratama ketiban berkah.

Kehilangan poin masif yang dialami Fernandez otomatis membuka jalan bagi pebalap di bawahnya untuk naik peringkat. Veda Pratama, yang sebelumnya berada di posisi keempat dengan 67 poin, mendapatkan berkah tambahan poin dari revisi hasil balap di GP Spanyol dan GP Prancis.