WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Marco Rubio membantah tegas klaim bahwa Presiden AS Donald Trump kerap tertidur dalam rapat-rapat resmi.

Rubio bahkan mengaku justru kewalahan karena Trump menghubunginya di tengah malam.Pembelaan itu disampaikan Rubio saat bersaksi di hadapan Komite Hubungan Luar Negeri DPR AS, Rabu (3/6/2026).

Baca juga: Manuver Trump di Timur Tengah, Ingin Akhiri 2 Perang dalam 1 Kesepakatan

Dia menyampaikan hal itu merespons pertanyaan dari anggota DPR Ted Lieu yang mempertanyakan kondisi fisik dan kognitif sang presiden.

"Itu tidak benar. Saya tidak pernah melihatnya tertidur. Justru sebaliknya, orang ini tidak tidur, dan itu masalah besar karena dia menelepon saya pukul 2 pagi," ujar Rubio, sebagaimana dilansir The Hill.