JAKARTA, KOMPAS.com – Industri otomotif nasional tengah menghadapi berbagai tantangan. Jaringan diler mobil Jepang melakukan penyesuaian bisnis, termasuk menutup operasional beberapa cabang.

Sejumlah merek seperti Honda hingga Daihatsu diketahui telah melakukan rasionalisasi jaringan diler di beberapa daerah.Langkah tersebut umumnya dilakukan untuk menyesuaikan kondisi pasar, efisiensi operasional, hingga perubahan pola permintaan konsumen.

Baca juga: Terungkap Awal Mula WN Inggris Tak Mau Bayar Makan di Kafe Jakpus

Menanggapi fenomena tersebut, Chief Executive Officer (CEO) Auto2000, jaringan diler dan bengkel resmi Toyota, Anton Jimmi Suwandy, mengatakan pihaknya memilih melihat kondisi pasar Indonesia dari perspektif jangka panjang.

Meski tidak ingin mengomentari strategi merek lain, Anton menilai potensi pasar otomotif nasional masih sangat besar dan menjanjikan untuk dikembangkan.