BEIJING, KOMPAS.com - China diduga tengah mengembangkan rudal udara-ke-udara generasi terbaru bernama PL-16 yang disebut memiliki kemampuan melampaui pendahulunya, PL-15.

Berdasarkan sebuah gambar materi presentasi, rudal tersebut diklaim mampu menjangkau jarak lebih dari 300 kilometer (186 mil) berkat mesin roket dengan daya dorong variabel.Informasi mengenai PL-16 muncul beberapa pekan setelah gambar pertama rudal udara-ke-udara terbaru milik Angkatan Udara Amerika Serikat, AIM-260, beredar.

Baca juga: Iran Murka Usai Serangan AS, Ancam Gempur dengan Rudal

Rudal buatan China itu disebut menjadi salah satu alasan Washington mengembangkan AIM-260.

Namun, keaslian gambar yang berisi detail PL-16 tersebut belum dikonfirmasi secara independen.