Tantangan operasional pelaku usaha kian diperparah oleh kenaikan biaya produksi akibat tingginya ketergantungan pada impor bahan baku maupun kemasan di tengah fluktuasi kurs. Berdasarkan data inflasi per April 2026, kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami inflasi sebesar 3,06 persen (year-on-year), angka yang berada di atas tingkat inflasi umum nasional sebesar 2,42 persen.
Industri Mamin Hadapi Tekanan Kurs dan Kenaikan Biaya Produksi
Industri makanan dan minuman masih tumbuh positif, namun pelemahan rupiah, ketergantungan impor, dan kenaikan biaya produksi menjadi tantangan utama.










