WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menolak anggapan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memanipulasinya untuk melancarkan perang terhadap Iran.

Ia menegaskan, keputusan itu sepenuhnya merupakan keputusannya sendiri.“Dia menipu saya? Saya yang memulainya,” kata Trump dalam wawancara di "Pod Force One" New York Post, Rabu (3/6/2026).

Menurutnya, serangan itu dilakukan karena AS tidak bisa membiarkan Iran memiliki senjata nuklir.

Baca juga: Trump Akui Caci Maki Netanyahu, Ungkap Isi Percakapan Telepon

Trump menuturkan, kekhawatirannya terhadap program nuklir Iran sudah ada sejak masa jabatan pertamanya ketika ia menarik diri dari kesepakatan nuklir tahun 2015.