WASHINGTON, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bertengkar soal bagaimana mengakhiri perang melawan Iran.
Situasi ini berbanding 180 derajat tiga bulan lalu. Kala itu, keduanya tampak mesra dengan bersama-sama melancarkan serangan udara ke Iran dan memicu perang.Kini mereka justru saling berbenturan dalam menentukan jalan keluar dari konflik tersebut, sebagaimana dilansir Wall Street Journal.
Baca juga: AS Berupaya Damai dengan Iran, Netanyahu Masih Ingin Lenyapkan Rezim Teheran
Trump mendambakan kesepakatan diplomatik yang dapat membuka kembali Selat Hormuz dan mengeliminasi uranium yang telah diperkaya Iran.
Dia juga ingin mengakhiri konflik yang telah mendorong harga energi naik serta memecah belah basis politiknya.









