JAKARTA, KOMPAS.com – Minat terhadap kendaraan listrik (electric vehicle/EV) terus meningkat, seiring semakin banyak pemilik mobil berbahan bakar bensin yang mulai beralih ke teknologi tanpa emisi.

Data transaksi dari perusahaan riset otomotif Edmunds di Amerika Serikat (AS), menunjukkan, sebanyak 67,1 persen pembeli mobil listrik baru pada Januari 2026 menukarkan kendaraan berbahan bakar bensin yang sebelumnya mereka gunakan. Lalu meningkat menjadi 72,1 persen pada April 2026.Kondisi ini menunjukkan bahwa kendaraan listrik semakin dipandang sebagai pilihan utama saat konsumen memutuskan mengganti mobil lamanya.

Baca juga: Daftar Lengkap Harga BBM per 1 Juni 2026, Solar Kompak Turun

ilustrasi dibuat menggunakan AI ChatGPT Ilustrasi baterai mobil listrik

Tak hanya menarik pengguna baru, tingkat loyalitas pemilik EV juga mengalami peningkatan. Data Edmunds mencatat, porsi konsumen yang kembali membeli kendaraan listrik setelah sebelumnya memiliki EV naik dari 26,2 persen pada Januari menjadi 35,4 persen pada April 2026.