WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Hubungan militer antara Amerika Serikat (AS) dan Israel berpotensi menjadi semakin erat dan sulit dipisahkan.

Kongres AS saat ini tengah membahas sebuah rancangan undang-undang (RUU) yang memungkinkan kedua negara mengintegrasikan sistem militer serta memperdalam kerja sama dalam penelitian, produksi, dan teknologi senjata.RUU ini masih dalam tahap awal. NDAA disahkan oleh Kongres setiap tahun untuk menetapkan kebijakan militer AS dan mengesahkan program pertahanan serta tingkat pengeluaran.

Jika disahkan, ketentuan tersebut dapat menandai perubahan besar dalam salah satu hubungan militer terdekat di dunia.

Baca juga: Tak Mau Ulangi Jejak Obama, Trump Perketat Tawaran Damai dengan Iran

Pembentukan "agen eksekutif"