TEMANGGUNG, KOMPAS.com - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tidak menemukan indikasi gas vulkanik berbahaya di Kawasan Wisata Posong, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Sebelumnya, empat orang ditemukan meninggal dunia di lokasi tersebut.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi, Lana Saria mengatakan, dalam merespons kejadian ini, pihaknya melakukan pengecekan lapangan dan pengukuran konsentrasi gas untuk memastikan kondisi lingkungan.Pengukuran dilakukan menggunakan alat detektor gas milik Badan Geologi untuk mengetahui kemungkinan adanya pengaruh gas vulkanik dari Gunung Sindoro maupun gas alam terhadap lokasi kejadian.

Hasil Pengukuran

Hasil pengukuran di sejumlah tempat menunjukkan konsentrasi karbon dioksida (CO2) sebesar 0,03 persen, sementara hidrogen sulfida (H2S), sulfur dioksida (SO2), dan karbon monoksida (CO) terpantau 0 ppm.