WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Rencana pencetakan uang kertas baru pecahan 250 dollar AS yang menampilkan wajah Presiden AS Donald Trump memicu kontroversi.
Mantan rival politik Trump dalam Pilpres AS 2016, Hillary Clinton, menjadi salah satu tokoh yang melayangkan kritik dan sindiran tajam atas usulan tersebut.Sebelumnya, pejabat pemerintahan Trump dilaporkan menekan Biro Pencetakan dan Ukiran (BEP) AS untuk menerbitkan uang kertas tersebut.
Baca juga: Wajah Trump Mau Dipasang di Uang Kertas 250 Dollar AS, Demokrat: Demi Ego Presiden
Jika terwujud, ini akan menjadi momen pertama dalam lebih dari 150 tahun bagi orang yang masih hidup untuk muncul di mata uang resmi AS.
Berdasarkan hukum federal AS saat ini, mata uang negara tidak boleh dicetak dengan gambar orang yang masih hidup, sebagaimana dilansir The New Daily, Jumat (29/5/2026).











