MOSKWA, KOMPAS.com - Pemerintahan Presiden Rusia Vladimir Putin dilaporkan menggelontorkan dana hingga 26 miliar dollar AS (sekitar Rp 463 triliun) untuk riset umur panjang dan teknologi anti-penuaan.

Program bernama “New Health Preservation Technologies” itu diumumkan pemerintah Rusia sebagai bagian dari proyek nasional umur panjang yang diluncurkan Putin pada 2024.Perhatian Putin terhadap teknologi umur panjang ini kembali menjadi sorotan setelah percakapannya dengan Presiden China Xi Jinping terekam mikrofon saat parade militer di Beijing pada September tahun lalu.

Baca juga: Lewati Dua Perang Dunia dan Sebuah Pandemi, Nenek Ini Bagikan Rahasia Umur Panjang

Dalam percakapan itu, Putin berbicara tentang kemungkinan manusia mencapai “keabadian” dengan mengganti organ tubuh.

Rusia kembangkan terapi gen untuk perlambat penuaan