BEIJING, KOMPAS.com - Pemerintah China memperingatkan bakal mengambil semua langkah yang diperlukan untuk melindungi hak dan kepentingannya.

Peringatan keras ini muncul menyusul laporan bahwa Uni Eropa (UE) berencana memperluas kuota impor dan memberlakukan tarif tambahan terhadap barang-barang asal "Negeri Panda" tersebut.Rencana pengetatan ini sebelumnya diungkapkan oleh Kepala Industri Uni Eropa, Stephane Sejourne, kepada Financial Times.

Baca juga: Hadapi Tekanan AS, Kuba Dapat Dukungan China untuk Lawan Penindasan

Sejourne menyatakan, blok tersebut akan menerapkan kuota impor dan tarif secara lebih sistematis untuk melindungi sektor-sektor krusial seperti industri bahan kimia, logam, dan teknologi bersih.

Menurutnya, sektor-sektor tersebut berisiko hancur akibat persaingan tidak sehat dari China, sebagaimana dilansir Reuters.