TAIPEI, KOMPAS.com - Konflik antara Amerika Serikat (AS) dan China terkait Taiwan dinilai berisiko memicu eskalasi nuklir.
Kedua militer kemungkinan besar akan melancarkan operasi besar-besaran yang menyasar pusat komando dan komunikasi rival mereka jika konflik benar-benar pecah.Analisis strategis tersebut dirilis oleh lembaga think tank pertahanan terkemuka yang berbasis di London, International Institute for Strategic Studies (IISS).
Baca juga: Jelang Teken Proyek Nuklir, Putin Kirim 4 Harimau Amur ke Kazakhstan
Laporan itu dirilis menjelang pertemuan pertahanan tahunan terbesar se-Asia, Shangri-La Dialogue di Singapura.
IISS menyebut, dunia kini berada di ambang perlombaan senjata nuklir baru dengan kawasan Asia-Pasifik sebagai pusatnya.











