SHANGHAI, KOMPAS.com - Otoritas China mengeksekusi seorang pria bernama Xu Yao setelah dinyatakan bersalah membunuh miliarder industri gim Lin Qi.
BBC melaporkan eksekusi tersebut berlangsung pada 21 Mei 2026 dan dikonfirmasi oleh perusahaan Lin dalam pernyataan resmi pada Selasa (26/5/2026).Perusahaan itu menyatakan bahwa “keadilan pada akhirnya telah ditegakkan”. Mereka juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Lin Qi.
Baca juga: Putri Donald Trump jadi Target Pembunuhan Seseorang yang Terkait IRGC
“Kami sangat berduka atas kepergian Tuan Lin dan menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarganya,” demikian bunyi pernyataan tersebut.
“Sebagai rekan yang pernah berjuang bersama beliau, seluruh anggota perusahaan berterima kasih atas imparsialitas proses peradilan.”










