TOKYO, KOMPAS.com - Amerika Serikat dilaporkan menunda pengiriman ratusan rudal jelajah Tomahawk ke Jepang.
Penundaan itu dinilai dapat memperlambat rencana Tokyo untuk memberi militernya kemampuan menyerang pangkalan musuh jika negara tersebut menghadapi ancaman keamanan.Financial Times melaporkan, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth memberi tahu mitranya dari Jepang, Shinjiro Koizumi, dalam percakapan telepon awal bulan ini bahwa pengiriman hingga 400 rudal Tomahawk berpotensi mengalami penundaan hingga dua tahun.
Baca juga: Eropa Kalang Kabut Kehilangan Tomahawk AS, Siapkan 3 Opsi
Laporan tersebut menyebut keterlambatan berkaitan dengan upaya AS membangun kembali persediaan rudal setelah penggunaan besar-besaran Tomahawk dalam operasi militer terhadap Iran.
Sebelumnya, surat kabar Asahi pada 16 April juga memberitakan adanya “kemungkinan keterlambatan pengiriman” dengan mengutip pejabat Kementerian Pertahanan Jepang.











