WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Wilayah udara Iran terpantau dihindari oleh penerbangan sipil pada Sabtu (23/5/2026). Menurut pantauan dari situs web FlightRadar24, ruang udara Iran tampak kosong pada Sabtu.
Dilansir dari Kenya Times, Iran menutup sebagian wilayah udaranya.Langkah tersebut diambil setelag muncul laporan bahwa Amerika Serikat (AS) sedang mempersiapkan potensi serangan militer sambil tetap melakukan komunikasi diplomatik dengan Teheran.
Baca juga: Situasi Genting, Trump Siapkan Rencana Serang Iran Lagi
Menurut Notice to Air Missions (NOTAM), semua bandara di bagian barat Wilayah Informasi Penerbangan Teheran ditutup untuk operasional.
Pembatasan ini berlaku mulai Jumat (22/5/2026) pukul 20.46 hingga Senin (25/5/2026) pukul 08:30.












