NEW DELHI, KOMPAS.com - Sebuah gerakan satir bernama “Cockroach Janta Party” atau “Partai Kecoak” mendadak viral dan menarik jutaan pengikut di media sosial India hanya dalam hitungan hari.
Gerakan itu bahkan melampaui popularitas akun resmi partai pimpinan Perdana Menteri Narendra Modi.Partai Kecoak muncul setelah komentar kontroversial Ketua Mahkamah Agung India Surya Kant dalam sebuah sidang. Ia diduga membandingkan anak muda pengangguran dengan “kecoak” dan “parasit”.
Baca juga: Harga BBM Naik di India dan Kamboja, Tekanan dari Krisis Minyak Mentah
Belakangan, Surya Kant mengklarifikasi bahwa komentarnya ditujukan kepada orang-orang dengan “gelar palsu dan tidak sah”, bukan generasi muda India secara umum.
Namun, pernyataan itu sudah telanjur menyebar luas di internet dan memicu kemarahan publik.










