BRUSSELS, KOMPAS.com – Lembaga intelijen Eropa meyakini militer China telah melatih ratusan tentara Rusia untuk bertempur di Ukraina.
Dugaan itu muncul berdasarkan dokumen rahasia yang dilihat media Jerman Die Welt, yang melaporkan adanya kerja sama militer terselubung antara Beijing dan Moskwa.Menurut laporan Die Welt yang terbit Rabu (20/5/2026), Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) disebut menggelar pelatihan rahasia bagi beberapa ratus tentara Rusia pada akhir tahun lalu di enam pangkalan militer di China.
Baca juga: Drone Ukraina Nyasar hingga Ditembak Jatuh F-16 NATO, Ada Campur Tangan Rusia?
Pelatihan itu disebut berfokus pada penggunaan drone dan sistem penangkal elektronik. Banyak tentara Rusia yang mengikuti program itu kemudian dikirim ke medan perang Ukraina, termasuk ke unit drone garis depan elite Rusia, “Rubicon”.
Fokus pelatihan drone










