YANGON, KOMPAS.com - Militer Myanmar mengeklaim telah berhasil merebut kembali kota perbatasan Mawtaung di wilayah selatan pada Selasa (19/5/2026).

Langkah ini memperluas kontrol junta terhadap jalur perdagangan internasional di tengah situasi perang saudara yang masih berkecamuk. Kota Mawtaung yang berbatasan langsung dengan Thailand merupakan pos perdagangan yang bernilai strategis dengan catatan transit barang mencapai 26,7 juta dollar AS pada tahun fiskal 2023-2024.

Dikutip dari AFP, Rabu (20/5/2026), perebutan kembali wilayah ini menjadi angin segar bagi pihak militer setelah mencatatkan serangkaian kemenangan dalam beberapa waktu terakhir.

Sejak melancarkan kudeta pada 2021, angkatan bersenjata Myanmar terus terlibat pertempuran sengit melawan gabungan pasukan minoritas etnis dan kelompok gerilyawan pro-demokrasi.

Baca juga: Merasa Dikucilkan ASEAN, Myanmar Layangkan Protes