KYIV, KOMPAS.com - Serangan besar-besaran Rusia terhadap Kyiv baru-baru ini menunjukkan catatan penting dalam sistem pertahanan udara Ukraina.
Ukraina, yang berperang selama lebih dari empat tahun, telah menjadi negara yang dikagumi oleh beberapa militer terkuat di dunia dalam memerangi drone jarak jauh.Namun pada saat yang sama, Ukraina sangat rentan terhadap rudal Rusia, dan hampir sepenuhnya bergantung pada sekutu Baratnya untuk melawan.
Menurut laporan AFP, Jumat (15/5/2026), Rusia menembakkan 675 drone dan 56 rudal dalam serangan selama tujuh jam yang menghancurkan sebuah blok apartemen di Kyiv, dan menewaskan 24 orang.
Baca juga: Dibombardir Ukraina, Rusia Langsung Gelar Latihan Nuklir 3 Hari
Belasan rudal Rusia tembus pertahanan udara Ukraina















