BRUSSELS, KOMPAS.com – Para kepala militer dari 32 negara anggota NATO menggelar rapat darurat di Markas Besar NATO di Brussels, Belgia, pada Selasa (19/5/2026).

Pertemuan penting ini dipimpin oleh Panglima Tertinggi Sekutu Eropa (SACEUR) Jenderal Alexus G Grynkewich, dan dihadiri langsung oleh Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte.Pertemuan ini difokuskan pada pembahasan mendesak untuk meningkatkan produksi senjata dalam skala besar.

Baca juga: Zelensky Tuding Rusia Pertimbangkan Rencana Serang NATO

Mereka kekhawatiran bahwa kampanye militer Amerika Serikat (AS) di Iran mulai menguras persediaan senjata kelas atas aliansi tersebut, termasuk sistem pencegat rudal.

Militer AS dilaporkan telah menghabiskan amunisi berkualitas tinggi dalam jumlah besar, termasuk sebagian besar sistem pertahanan udara dan rudal Patriot yang sangat mahal.