MANHATTAN, KOMPAS.com - Sebuah gedung perkantoran berpanel kaca di kawasan Chinatown Manhattan, Amerika Serikat (AS), terbukti menjadi kedok operasi intelijen ilegal China setelah semula diklaim sebagai pusat komunitas ekspatriat.

Biro Investigasi Federal (FBI) menggerebek gedung tersebut setelah mencurigai adanya aktivitas pengawasan rahasia terhadap pihak-pihak tertentu.

Pekan ini, pengadilan di Brooklyn menyatakan bahwa Lu Jianwang (64), presiden kelompok komunitas Tionghoa pengelola kantor itu, bersalah karena bertindak sebagai agen asing tidak sah untuk China.Baca juga: Kisah Mata-mata KGB, Menyamar Jadi Pengasuh Anak Ternyata Agen Berbahaya

Vonis terhadap Lu dijatuhkan hanya beberapa hari setelah Wali Kota Arcadia, Eileen Wang, mengaku bersalah atas pelanggaran serupa, seperti dikutip dari BBC, Minggu (17/5/2026).

Wang mengakui dirinya mengunggah konten propaganda di sebuah situs yang menyasar komunitas Tionghoa-Amerika atas instruksi langsung dari Pemerintah China.