SOLO, KOMPAS.com - Manajemen Persis Solo menyesalkan adanya insiden penyalaan flare dan bom asap saat laga kandang terakhir kompetisi Liga 1 2025/2026 di Stadion Manahan pada Sabtu (16/5/2026) malam.

Sebanyak 8 penonton harus mendapat perawatan medis akibat mengalami sesak napas.

Puluhan suporter juga diamankan pihak kepolisian dengan barang bukti berupa 80 kembang api."Yang dirawat kurang lebih ada 8 orang dari laporan yang kami terima kemarin langsung dibawa ke ambulans yang standby di lokasi."

"Sebagian sesak napas, sebagian juga kaget. Beberapa anak kecil dibawa ibunya minta diamankan lah ya, takut ada itu (flare)," ujar Direktur PT Persis Solo Saestu (PSS) sekaligus ketua panitia pelaksana (Panpel) pertandingan, Ginda Ferachtriawan, Minggu (17/5/2026).

Baca juga: 33 Suporter Persis Solo Diamankan Buntut Penyalaan Flare Saat Laga Lawan Dewa United